Happy Shopping

Web support Lamarizk Pertama & Terbesar di Indonesia

Senin, 11 Mei 2015

Tujuh Kesalahan Terbesar di Awal Karir MLM

Bisnis MLM? Masih banyak yang belum tahu banyak tentang bisnis ini. Jika kamu ingin menjadi pelaku bisnis MLM, coba baca 7 (tujuh) kesalahan terbesar yang sering dilakukan di awal karir MLM menurut Andrie Wongso:

1. Menganggap MLM sebagai bisnis yang tidak perlu kerja keras 2. Tidak memiliki target yang jelas 3. Tidak memiliki dana operasional yang memadai 4. Tidak mempunyai Mentor yang patut ditiru 5. Terjebak dalam “Management Trap” 6. Tidak mempunyai komitmen 7. Tidak belajar untuk sukses dan mandiri

Menganggap MLM sebagai bisnis yang tidak perlu kerja keras Pemikiran ini sungguh SALAH BESAR, bisnis MLM sangat membutuhkan KERJA KERAS dan KONSISTENSI, mau di level berapapun. Seperti layaknya sebuah perusahaan, setiap jabatan memiliki tugas dan tanggungjawabnya masing2 agar perusahaan tersebut terus bertahan dan tentunya semua bonus/gaji disesuaikan dengan kerja dan tanggungjawab yang di amanahkan. Jadi KERJA adalah mutlak di bisnis MLM.

Tidak memiliki target yang jelas Syarat untuk bisa mencapai bonus adalah MAMPU mencapai TARGET yang ditentukan perusahaan. Dari mulai bergabung seharusnya sudah mementukan kapan akan berada di posisi impian. Target tersebutlah yang akan mendorong kita untuk terus kerja keras.

Tidak memiliki dana operasional yang memadai Disarankan agar Anda punya lebih sedikit uang lagi untuk membeli buku motivasi, formulir, bikin brosur, hadiri pertemuan dll. Dari bisnis saya jadi belajar untuk terus menginvestasikan keuntungan dan bonus yang saya peroleh untuk memperbesar jaringan saya, agar hasilnya pun mengikuti dan bertambah. Misalkan mengirimkan beberapa katalog ke orang-orang dekat, presentasi di rumah teman, pasang iklan, dll tentunya sangat perlu di awal karir.

Tidak mempunyai Mentor yang patut ditiru Walaupun banyak cara untuk mencapai sukses, tapi alangkah bagusnya apabila ada yang mengajarkannya kepada Anda sehingga Anda tidak perlu susah-susah untuk menemukannya sendiri. Seorang pakar pengembangan kepribadian ternama didunia Anthony Robbins mengatakan: “Buat apa susah-susah mencari jalan, karena sudah banyak orang lain yang melakukannya. Anda tinggal melakukan hal yang sama mereka lakukan, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sama pula.” Alhamdulillah saya bergabung dalam DBCN, yang isinya full dengan para mentor yang menjadi role model luar biasa. Yang menyediakan waktu mereka untuk berbagi ilmu dengan saya dan tim. Semua tim saling support satu sama lain, walau ada di jaringan yang berbeda. Fasilitas online untuk ilmu2 bisnisnya juga lengkap. Simpelnya ini adalah bisnis duplikasi

Terjebak dalam “Management Trap”. Sebetulnya ada 2 macam “management trap” yang bisa menjadi penghambat utama bisnis MLM Anda. Pertama, Anda mengalami betapa sulit mensponsori seorang prospek ke bisnis MLM Anda. Itu sebabnya begitu mendapatkan beberapa prospek, Anda sedemikian kuatir kehilangan mereka. Segala cara apapun Anda lakukan untuk ‘memberikan servis’ agar mereka tidak kecewa dan berhenti mengerjakan bisnis MLM Anda. Kedua, anggapan bahwa kita MEMILIKI downline kita selamanya dan seutuhnya. Seringkali tanpa sepengetahuan kita beberapa anggota downline keanggotannya ‘expired’ atau kadaluwarsa. Kemudian beberapa saat kemudian bergabung lagi dengan sponsor yang berbeda, maka ‘mantan’ upline atau sponsornya menjadi marah. Sebaiknya selalu berhubungan dengan para downline, bukan hanya firstline saja, tapi juga para downline di bawah mereka. Saya pribadi membuka diri untuk ‘ditanyai’ oleh mereka. Saya bisa merasakan siapa saja yang berpotensi menjadi leader di group saya. Saya memantau dan selalu mengingatkan mereka (terutama member baru) tentang program promo atau membantu mereka presentasi ke calon prospek, meminta mereka hadir di training-training yang diadakan, dll.

Tidak mempunyai komitmen. Kita sering mendengar distributor MLM mengatakan: saya mengerjakan 3 perusahaan MLM dengan produk yang berbeda: food supplement, tas dan oli mobil karena saya punya pangsa pasar yang berbeda. Seharusnya distributor diatas membuka supermarket untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasarnya yang berbeda. Sebaiknya fokus adalah cara terbaik untuk bisa cepat mencapai level impian, karena kembali lagi di point 1, bisnis MLM butuh kerja keras, ketekunan dan kemauan yang besar.

Tidak belajar untuk sukses dan mandiri. Kemampuan apa saja yang Anda perlukan untuk sukses dalam bisnis MLM? Atau lebih tepat, apa saja yang harus Anda lakukan? Cukup sederhana: 1. Konsumsi produk-produk MLM Anda, jadilah “product of the products“ 2. Lakukan promosi offline dengan memberikan presentasi yang optimal dan terus menerus untuk mensponsori distributor baru 3. Lakukan promosi online untuk mensponsori member baru dan binalah secara online 4. Lakukan training kepada jaringan Anda agar menduplikasikan ke-3 hal tersebut diatas.

Sederhana bukan? Tapi berapa banyak distributor yang melakukannya? Tanpa mempercayai dan mengkonsumsi sendiri produk MLM Anda, sangatlah sulit untuk membuat orang lain mengkonsumsinya untuk jangka waktu yang panjang. Jadilah model untuk produkmu sendiri. Jangan menyia-nyiakan waktu hanya untuk menunggu, tapi mulailah dengan menjemput suksesmu. Keutamaan orang yang bekerja keras,yaitu :

1. Disukai Allah “Sesungguhnya Allah Ta‘ala suka melihat hamba-Nya bersusah payah dalam mencari rejeki yang halal”. (HR. Dailami)

2. Di ampuni dosanya ”Siapa saja pada malam hari bersusah payah dalam mencari rejeki yang halal, malam itu ia diampuni”. (HR. Ibnu Asakir dari Anas)

3. Di hapus dosanya ”Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan shalat”. Maka para sahabat pun bertanya: “Apakah yang dapat menghapusnya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: ”Bersusah payah dalam mencari nafkah.” (HR. Bukhari)

4. Mendapatkan berkah ”Berpagi-pagilah dalam mencari rejeki dan kebutuhan, karena pagi hari itu penuh dengan berkah dan keberhasilan.” (HR. Thabrani dan Barra’) 5. Pahalanya disamakan dengan fi sabiliyllah ”Barangsiapa yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, maka sama dengan pejuang dijaIan Allah ‘Azza Wa Jalla”. (HR. Ahmad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Produk Kecantikan dengan Kualitas terbaik Grade A

Web support Lamarizk Pertama & Terbesar di Indonesia